Fakultas Syari`ah | IAIN Pekalongan

E-mail Print PDF

amt mhs

Hari pertama pelaksanaan “Achievement Motivation Training (AMT)” Mahasiswa Baru 2019 Fakultas Syariah IAIN Pekalongan berlangsung antusias dan penuh semangat. Acara dibuka oleh Dekan Fakultas Syariah, Dr. Akhmad Jalaludin, M.A., disambut tepuk tangan peserta yang berjumlah 379 mahasiswa baru yang terdiri dari 149 mahasiswa Hukum Keluarga Islam (HKI), 127 mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah (HES), dan 103 mahasiswa Hukum Tata Negara (HTN).

Kegiatan AMT bertujuan untuk mengenalkan kegiatan akademik dan ekstra yang ada kampus IAIN Pekalongan, khususnya Fakultas Syariah. Hari pertama pelaksanaan, mahasiswa dibekali beberapa materi yang berkaitan dengan kebijakan fakultas dan informasi yang terkait dengan Fakultas Syariah, diantaranya: Kebijakan Umum Fakultas Syariah; Organisasi Kefakultasan; Pembelajaran dan Kebijakan Akademik; Program Kemahasiswaan, Kerjasama dan Beasiswa; Etika Mahasiswa; dan Kiat Sukses Belajar di Perguruan Tinggi.

amt pak dekan

Materi kebijakan umum Fakultas Syariah disampaikan langsung oleh Dekan Fakultas Syariah, Dr. Akhmad Jalaludin, M.A. beliau berpesan kepada mahasiswa baru untuk menegaskan kembali cita-citanya, “Saya minta catat betul cita-cita saudara dan berkeinginan kuat untuk mencapainya. Cita-cita harus konkret bukan abstrak seperti ingin berguna bagi nusa bangsa dan agama itu bukan cita-cita itu adalah kewajiban” urai anggota Divisi Advokasi Ikatan Hukum Dosen Keluarga Indonesia. Beliau kemudian menyampaikan visi dan misi Fakultas Syariah. “Visi Fakultas Syariah IAIN Pekalongan adalah Menjadi Fakultas Terkemuka dan Kompetitif dalam Pengembangan Ilmu Syariah dan Hukum berwawasan keindonesiaan di Tingkat Nasional pada Tahun 2036. Setelah mahasiswa mengikuti kegiatan di Fakultas Syariah diharapkan mahasiswa cinta NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Kegiatan kemahasiswaan yang diperbolehkan adalah yang sesuai dengan ideologi Pancasila. Negara yang berdasar Pancasila itulah negara yang ideal untuk Indonesia yang berbineka tunggal ika. Kita tidak perlu mendirikan negara Islam, yang kita perjuangkan adalah negara yang Islami.” Tegas beliau lebih lanjut.

amt bu nana

Sesi berikutnya disampaikan oleh Wakil Dekan II bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Dr. Trianah Sofiani, S.H., M.H., yang menyampaikan materi Organisasi Kefakultasan, terdiri dari Struktur Organisasi; Tugas dan Kewenangan; dan Kebijakan Bidang Keuangan dan Sarpras. Sebelum masuk materi kegiatan, mahasiswa dipompa semangatnya untuk meneriakan jargon fakultas syariah. “Fakultas Syariah Salam Yustisia” teriak beliau kemudian diikuti semua mahasiswa “Keadilan, Kepastian, Kemanfaatan” yang disambut tepuk tangan semua peserta. Beliau kemudian memaparkan nama-nama yang ada dalam struktur organisasi Fakultas Syariah IAIN Pekalongan termasuk lembaga-lembaga di bawahnya berserta tugas dan wewenangnya masing-masing. “Mahasiswa jangan sampai tidak kenal dengan pejabat-pejabat yang ada di lingkungan Fakultas Syariah karena mulai awal kalian masuk kuliah sampai kalian nanti jadi alumni akan terus berurusan dengan beliau-beliau.” Terakhir beliau berpesan “Semoga kalian menjadi anak-anak yang berhasil dalam semua hal, kuliah tepat waktu, nilai bagus, dan bisa menjadi harapan orang tua beguna bagi bangsa dan negara” pungkas Ketua Lembaga Bantuan Hukum Fakultas Syariah IAIN Pekalongan..

amt pak sam

Pada sesi ketiga, sebagai narasumber adalah Dr. Sam’ani, M.Ag., Wakil Dekan I bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, yang menyampaikan materi Pembelajaran di Perguruan Tinggi dan Kebijakan Akademik Fakultas. “Ini merupakan sesi yang paling penting karena substansi pembelajaran di Fakultas Syariah adalah di bidang akademik, bidang yang terkait dengan sistem pembelajaran.” paparnya. Beliau kemudian menjelaskan kurikulum yang diterapkan di perguruan tinggi yaitu kurikulum Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang dilanjutkan dengan rincian istilah-istilah yang biasa digunakan seperti Mata Kuliah Umum, Mata Kuliah Pilihan dan sebagainya. Beliau juga berpesan kepada mahasiswa untuk menguasai bahasa Arab. “Kalian sebagai mahasiswa fakultas syariah harus tahu bahasa Arab, bagi yang belum bisa ya belajar, ada waktu sekitar empat tahun kalian belajar di fakultas syariah.” pesan Ketua Dewan Pengawas Syariah KJKS BMT Bahtera Pekalongan kepada mahasiswa.

Setelah jeda istirahat acara dilanjutkan dengan materi: Program Kemahasiswaan, Kerjasama dan Beasiswa, yang disampaikan oleh Wakil Dekan III bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Mohammad Hasan Bisyri, M.Ag. Dilanjutkan dengan pemaparan tentang Etika Mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Pekalongan oleh Dra. Rita Rahmawati, M.Pd. Acara hari pertama dipungkasi oleh Dr. Ali Muhtarom, M.H.I. yang menyampaikan materi tentang Kiat Sukses Belajar di Perguruan Tinggi.